Manusia Tidak Ber-Evolusi dari Kera



Apakah manusia keturunan kera ?

Sampai sekarang masih ada pro dan kontra tentang teori Charles Darwin yang menyatakan bahwa jalur nenek moyang manusia adalah dari kera ( monyet ).Saya sendiri ragu karena Nabi Adam AS ( manusia pertama di bumi ini ) yang di ciptakan oleh Alloh SWT adalah makluk paling sempurna diantara makluk-makluk lainnya.Apakah ini berarti Nabi Adam AS juga “kera…?”Coba tanyakan pada hati kecil anda masing-masing..Masalahnya mungkin selama ini belum ada teori-teori baru dengan bukti-bukti yang kuat untuk mengalahkan Teori Darwin ini.Sampai munculnya Teori baru ini.

Oleh karena itu saya sangat tertarik dengan artikel “Manusia Tidak Ber-Evolusi dari Kera“ ini.Saya sangat setuju sekali.Berikut saya bagi-bagi untuk anda.

Hominid dan kera afrika,masing-masing memiliki jalur evolusi yang berbeda.Manusia tak lagi dapat menganggap kera sebagai “wali” bagi nenek moyang terakhir bersama manusia.

Satu tim ilmuwan international pekan ini melaporkan kerangka manusia purba yang hidup 4.4 juta tahun lalu memperlihatkan manusia tak berevolusi dari nenek moyang mirip kera.

Penyelidikan selama 17 tahun tersebut mengenai temuan kerangka yang sangat rapuh,”kera darat” kecil,yang di temukan di wilayah Afar,Etiophia,di beberkan di dalam Jurnal Science terbitan Jumat(2/10).Sebagaimana dilaporkan kantor berita China,Xinhua,Senin (5/10),Jurnal itu juga berisi 11 berkas mengenai temuan tersebut.

Fosil itu, yang di beri nama panggilan Ardi,adalah kerangka paling tua yang dikenal dari cabang manusia dari pohon keluarga primata.Cabang tersebut meliputi Homosapiens serta species yang lebih dekat dengan manusia di bandingkan dengan kera dan Bonobo.

Temuan ini memberikan pengertian baru mengenai bagaimana hominid-keluarga “kera besar” yang terdiri atas manusia,simpanse,gorila,orang utan,mungkin telah muncul dari satu nenek moyang monyet.Sampai di temukanya Ardi,tahap paling awal yang di ketahui mengenai evolusi manusia adalah Australopithecus,”Manusia Kera” yang berotak kecil dan sepenuhnya berkaki dua yang hidup antara empat juta dan satu juta tahun lalu.

Fosil Australopithecus yang paling terkenal Lucy,yang berumur dari 3,2 juta tahun,yang namanya di ambil dari lagu Beatles Lucy In The Sky With Diamonds.Lucy di temukan pada tahun 1974 di tempat sekitar 45 mil dari tempat Ardi belakangan di temukan.Kerangka Ardi dan kerangka Ardipithecus Ramidus yang berkaitan lebih tua dan lebih primitif di banding dengan Australopithecus.

Setelah temuan Lucy,ada perkiraan bahwa ketika kerangka Hominid terdahulu di temukan,semua itu akan berkumpul jadi anatomi mirip simpanse,berdasar kesamaan genetika manusia dan kera.Namun fosil Ardipithecus Ramidus tidak mendukung dugaan itu.

Kerangka Ardi cukup lengkap : tengkorak,gigi,tulang panggul,kaki,paha,lengan dan tangan.Untuk memperkirakan tinggi dan berat tubuhnya.Ardi berjalan dengan dua kaki di tanah,tapi memanjat pohon dan juga menghabiskan waktu mereka di sana dan barangkali adalah pemangsa segala.

Sesuatu yang mengejutkan adalah Ardi dan temannya tidak memiliki bagian tubuh seperti kera atau gorilla,tapi lebih mirip dengan kera yang punah atau bahkan monyet,dan kedua tangannya juga tidak mirip tangan simpanse atau gorilla, tapi lebih berkaitan dengan kera yang punah sebelumnya.

Banyak ilmuwan mengatakan temuan itu menunjukkan bahwa hominid dan kera afrika,masing-masing memiliki jalur evolusi yang berbeda, dan “kita tidak lagi dapat mengganggap kera sebagai “wali” bagi nenek moyang terakhir bersama kita.”Temuan Charles Darwin sangat bijaksana mengenai masalah ini”Kata Tim White dari University California Berkeley,yang membantu memimpin tim penelitian tersebut.

“Darwin mengatakan bahwa kita harus benar-benar berhati-hati.Satu-satunya cara kita akan mengetahui seperti apa nenek moyang bersama ini dan menemukannya.Yah pada 4.4 juta tahun lalu,kita menemukan sesuatu yang sangat dekat dengan itu.Dan persis seperti Darwin menghargai evolusi garis kera dan manusia telah berjalan secara terpisah sejak jalur itu terpisah,sejak nenek moyang terakhir bersama yang kita miliki” kata White.

O-begitu,semoga bermanfaat . . .

Sumber : Tangerang Tribun,Rabu-7 Oktober 2009

Comments :

2 komentar to “Manusia Tidak Ber-Evolusi dari Kera”
Ieda the Rainbow Princess mengatakan...
on 

Salam..Sy sama sekali gak setuju dgn Teori Darwin..Manusia itu makhluk ciptaan Allah yg paling sempurna yg bermulanya dari Nabi Adam A.S yg TIDAK akan sekali2 dpt disamakan dgn keturunan haiwan spt yg dikatakan Darwin itu..

gaDIS mengatakan...
on 

Hanya orang2 bego kali ya yang menganggap bahwa dirinya adalah keturunan kera, saya sih nggak mau dianggap keturunan kera :D

Posting Komentar